Tidak terasa sebentar lagi, tepatnya bulan Juli 2006 mendatang, Kak Lily akan memasuki dunia sekolah yang baru, yang lebih tinggi lagi dibanding yang sekarang. Yah, sebentar lagi Kak Lily akan memasuki gerbang sekolah dasar (SD).
Meski tahun ajaran baru sudah baru dimulai Juli nanti, namun sudah banyak sekolah yang membuka pendaftaran dari bulan Februari ini. Padahal Kak Lily saja belum lulus dari kelas B2 TK Bani Saleh 1, Bekasi Utara. Karena sudah ada yang membuka pendaftaran baru, maka sudah hampir sebulan ini Ibu, Ayah dan Kak Lily, sibuk dengan perburuan mencari Sekolah Dasar (SD).
Ternyata...oh ternyata...cari sekolah itu susah-susah gampang yah. Susah karena kita harus tahu mutu sekolahnya bagaimana, fasilitasnya apa saja, jauh dekatnya dari rumah, guru-gurunya bagaimana, lingkungan sekolahnya, dan yang paling musti dipikirkan secara matang adalah biayanya berapa ? Mahal atau tidak ?
Yang gampang, hanya mendapatkan formulir pendaftarannya...he....he.... Tapi itu juga musti bayar lho. Variasi bayar formulir pendaftarannya, ada yang Rp 25 ribu, Rp 75 ribu, sampai Rp 100 ribu. Gak kalah deh sama anak kuliahan.
Sebenarnya di milis-milis yang ibu ikuti sudah sering dibahas kiat-kiat mencari sekolah untuk anak, tetapi begitu ngalamin sendiri, tidak semudah yang dibayangkan. Untuk sekolah Kak Lily, Ayah dan Ibu sepakat untuk mencari sekolah yang Kak Lily benar-benar senangi, karena itulah selama perburuan Kak Lily selalu dibawa.
Karena kita tinggalnya di Bekasi Utara, maka alternatif pertama pilihan sekolah adalah yang berada di daerah Bekasi Utara (seputaran Harapan Indah sampai Harapan Baru aja), karena kalau sampai ke Bekasi Barat, Bekasi Selatan, dll, lumayan jauh perjalanannya. Dibanding ke Jakarta Timur, perjalanan ke Bekasi Kota bisa sampai satu jam, belum macetnya.
Sementara kalau ke Jakarta Timur, contohnya ke Rawamangun atau ke Kelapa Gading, 1 jam itu sudah pakai macet. Ke Pondok Kopi malah 30 menit pakai macet.
Alternatif kedua adalah sekolah-sekolah di daerah Jakarta Timur dan daerah-daerah dekat kantor Ayah dan Ibu, yaitu Lapangan Ros, Setiabudi, Tebet dan Menteng. Daerah Jakarta Timur, Setiabudi, Tebet dan Menteng dipilih karena Ayah dan Ibu ada rencana kalau dek Kayla udah berumur 3 tahun, gak mau pakai PRT lagi. (Makan hati....he....he...) Jadi nanti Kak Lily dan dek Kayla akan dititipkan dirumah Ompung Doli, baru pulang kerumah malam harinya. Susah sih, tapi yah begitu, mau gak mau.
Perburuan pertama adalah SD Bani Saleh 3, yang kebetulan satu atap (Yayasan) dengan TKnya Kak Lily. Tapi ini kayaknya bakalan gak masuk hitungan deh, secara kata ibu-ibu temannya Kak Lily, terlalu sering mengeluarkan uang dan orang tuanya harus rajin-rajin sambangi sekolahan untuk mengetahui pelajaran :)
Nah yang kedua adalah SD Galatia di Harapan Indah, sekolahnya lumayan bagus dan mutunya juga bagus. Cuma yang perlu dipikirkan adalah uang pangkalnya diatas Rp 10 juta...hiats....hiats *gubrakpingsan*
Selanjutnya SDI Al-Azhar Pondok Kopi, didekat kantor Walikota Jakarta Timur, Al Azhar Rawamangun, dan Kelapa Gading, jadi pilihan perburuan. Disini sekolahnya bagus dan sesuai keinginan Ayah dan Ibu, sekolah Islam. Mesjidnya besar berada dilingkungan sekolah. Guru-gurunya juga ramah-ramah.
Mungkin yang tidak ramah adalah uang pangkalnya yang diatas Rp 10 juta, dan uang sekolah yang diatas Rp 500 ribu tiap bulan. Katanya sih, itu bersih tidak ada pungutan apa-apa lagi.
Akhirnya Ibu dan Ayah putar haluan mencari SD Negeri. Sebenarnya, sekolah swasta bukan pilihan utama, cuma Ayah dan Ibu berpikir untuk pendidikan lebih baik sekolah yang bernafaskan Islam, setidak-tidaknya pengetahuan tentang agama yang Ayah dan Ibu berikan bisa dilengkapi dari sekolah. Kebetulan sekolah-sekolah Islam di Bekasi dan Jakarta Timur yang Ayah dan Ibu tahu yang diatas tadi, yang mahal-mahal itu :)
Untuk SD negeri, pilihan pertama SD Negeri Percontohan yang kata teman-teman ibu di milis, sekolahnya bagus, mutu bagus, dan biayanya relatif murah. Rencananya, Ayah dan Ibu akan menyambangi SD Negeri Percontohan di Harapan Jaya, Bekasi Utara, Buaran, Rawamangun dan SD Besuki di Menteng. Doain yah semoga, sekolah-sekolah tersebut sesuai harapan.